Mengenal Varian Baru Covid-19 Mu

0
14

Selasa 31 Agustus 2021 lalu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengumumkan adanya varian baru COVID-19 Mu. Varian baru COVID-19 Mu ini pertama kali ditemukan di Kolombia pada Januari lalu.
Diklasifikasikan sebagai “varian of Interest” (VOI), WHO telah memperingatkan bahwa varian tersebut telah menunjukkan tanda-tanda kemungkinan resistensi terhadap vaksin dan sedang memantaunya dengan cermat.
Varian Mu, juga disebut secara ilmiah sebagai B1621 dan memiliki “konstelasi mutasi yang menunjukkan sifat potensial untuk lolos dari kekebalan, catat pembaruan mingguan WHO yang diterbitkan pada 31 Agustus.
Para ilmuwan dan pejabat kesehatan masyarakat sedang menyelidiki apakah varian Mu lebih menular, atau menyebabkan penyakit yang lebih serius daripada varian Delta yang kini dominan di sebagian besar dunia.
Dalam buletin mingguan WHO tentang pandemi menyatakan bahwa, varian tersebut memiliki kemampuan yang menunjukkan dirinya bisa lebih tahan terhadap vaksin, seperti halnya varian Beta. 
Namun, masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk memeriksa varian Mu. 
Semua virus, termasuk SARS-CoV-2 yang menyebabkan Covid-19 bermutasi dari waktu ke waktu. Sebagian besar mutasi memiliki sedikit atau tidak berpengaruh pada sifat virus. 
Namun, mutasi tertentu dapat memengaruhi sifat virus dan memengaruhi seberapa mudah virus itu menyebar, tingkat keparahan penyakit yang ditimbulkannya, dan ketahanannya terhadap vaksin, obat-obatan, dan tindakan pencegahan lainnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here