BerandaTeknologiHiburanBukan Hanya CR7, Berikut Deretan Pemain Bola Top Eropa yang CLBK dengan...

Bukan Hanya CR7, Berikut Deretan Pemain Bola Top Eropa yang CLBK dengan Klub Masa Lalunya

Belum lama ini jagat media sosial dikejutkan dengan Cristiano Ronaldo yang memilih hengkang setelah tiga tahun memperkuat tim Serie A Liga Italia, Juventus. Penyerang Portugal yang identik dengan nomor 7 itu memutuskan kembali ke Manchester United, tim yang dia tinggalkan 12 tahun lalu. Kepindahan ini pun ibarat romansa kembali ke pelukan mantan.

Namun tren CLBK pemain sepak bola dengan mantan klubnya bukan hanya terjadi pada CR7 saja lho! Berikut adalah deretan pemain Top Sepak Bola yang sempat meramaikan bursa pemain dalam beberapa musim terakhir

Mat Hummels

sumber: transfermarkt.com

Mat Hummels merupakan salah satu pemain asal Jerman yang kariernya menanjak sewaktu membela Borussia Dortmund. Sebelum membela Di Borussen, dirinya sempat menimba ilmu di tim akademi Bayern Muchen. Meski sempat promosi ke tim utama, Hummels justru dilepas Muchen secara permanen ke Brossua Dortmound pada musim 2008/2009.

Di titik inilah karier Hummels kian melambung sebagai salah satu bek terbaik yang dimiliki Jerman. Ia pernah memilih pulang ke Munchen di musim 2016/2017 lalu dan bertahan selama 3 tahun. Setelahnya, Hummels kembali ke Borussia Dortmund dan menjadi salah satu pemain paling berpengaruh.

Alvaro Morata

sumber: juventus.com

Berbeda dengan Hummels, perjalanan karier seorang Alvaro Morata terbilang cukup unik lantaran ia memulai kariernya di tim akademi Atletico Madrid. Nama Morata justru mulai bersinar sewaktu bermain untuk tim rival sekota, Real Madrid. Ia sempat dipromosikan ke skuad utama Los Blancos musim 2013/2014, tetapi gagal menggeser dominasi trio BBC di lini depan.

Morata lantas dilepas permanen ke Juventus. Bersama Bianconeri penampilannya kian meningkat dan produktif dalam urusan mencetak gol. Hal tersebut membangkitkan kembali minat Madrid untuk membawa pulang Morata, namun kembali gagal bersinar.

Alhasil musim dingin 2019 lalu, Morata kembali berseragam Atletico Madrid. Akan tetapi, performanya justru makin menurun. Tak pelak Atletico memilih untuk meminjamkannya ke klub lain. Klub yang dimaksud adalah Juventus, tim yang tidak asing bagi Morata.

Eric Garcia

sumber: sport.detik.com

Petualangan Eric Garcia bersama Spanyol, Barcelona, bukanlah romansa pertama antara keduanya. Garcia justru memulai karier sepak bolanya dengan bergabung ke La Masia, tim akademi milik La Blaugrana. Selama 9 tahun menimba ilmu di sana, Garcia kemudia mendapat tawaran dari Manchester City.

Datang untuk bergabung ke tim U-18 City, tak butuh waktu lama bagi Eric Garcia untuk menembus skuad utama The Cityzens. Ia naik kasta ke tim inti di musim 2019/2020. Hanya saja, Garcia gagal tampil reguler dan cuma berstatus pelapis. Kontraknya pun berakhir di musim lalu dan ia memilih pulang ke kampung halaman untuk membela Barcelona.

Paul Pogba

sumber: bola.net

Sejak tahun 2009, Paul Pogba sudah mulai menapaki kariernya dengan bermain di Liga Premiere Inggris bersama muda Manchester United.

Kala itu. namanya digadang-gadang sebagai prospek jangka panjang yang sangat menjanjikan. Alih-alih seperti itu, kenyataan berbeda justru dialami Pogba.

Kegagalan perpanjangan kontraknya bersama Setan Merah membuka jalan baru dalam karier pemain berusia 28 tahun tersebut. Ia akhirnya bergabung ke Juventus musim panas 2012 lalu. Keputusan Pogba itu berbuah manis dengan performanya yang sukses menyita perhatian banyak pihak. Tak ayal United kepincut dan ingin membawa pulang Pogba ke Old Trafford. Transfer tersebut terealisasi musim 2016/2017 lalu dengan nominal fantastis, 105  juta euro atau sekitar Rp1,8 triliun.

Romelu Lukaku

sumber: sport.detik.com

Saat ini Lukaku tiba ke Stamford Bridge sebagai salah satu penyerang terbaik di dunia berkat penampilan apik yang ia berikan ketika membela Inter Milan selama 2 musim. Ia tampil produktif dan membawa Nerazzuri merengkuh Scudetto.

Dalam proses kepindahannya ke Chelsea, Lukaku ditebus dengan kocek selangit, yaitu 115 juta euro atau sekitar Rp1,9 triliun. Ini merupakan perjalanan periode kedua Lukaku bersama Chelsea, alhasil ekspektasi tinggi pun dibebankan untuknya mengingat sepanjang musim lalu The Blues punya permasalahan akut di lini serang yang acap kali tumpul.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Must Read