Ciri-Ciri Toxic Worker yang Perlu di Hindari

0
25 views

Ketika bekerja di kantor, akan menemui berbagai karakteristik orang melalui cara mereka bersikap dan mengambil tindakan. Namun dari sekian banyak orang yang menjadi rekan kerja, pasti ada saja satu atau lebih menjadi ‘racun’ atau sering disebut juga toxic worker. Lalu apa saja ciri-cirinya?

  1. Berkomunikasi dan bergaul dengan sesama rekan kerja mungkin cara baik untuk saling membangun kedekatan dan keakraban. Justru komunikasi terbuka akan membentuk lingkungan kerja yang nyaman. Namun, beda halnya jika komunikasi ini justru mengarah kepada gosip atau cerita palsu di kalangan rekan kerja. Hal ini justru dapat menurunkan produktivitas dalam tim.
  2. Mengeluh
    Pada hal-hal tertentu sudah biasa terjadi pada semua orang, namun beda halnya dengan orang yang mengeluh hampir setiap hari. Hal seperti ini bisa jadi kebiasaan yang sangat beracun. Seseorang yang mengeluh sepanjang waktu bahkan pada hal kecil sekalipun akan menciptakan negativitas untuk rekan kerja lainnya
  3. Terlalu Tercaya Diri
    Perusahaan manapun pasti membutuhkan kerja sama tim untuk memenuhi target. Untuk itu, perlu adanya nilai antarpribadi yang dapat membangun kerjasama dalam sebuah perusahaan. Rekan kerja dengan kepercayaan diri biasanya merupakan karyawan yang berprestasi karena dapat menyelesaikan tugas dengan baik. Namun, terkadang mereka tak mengenali nilai kerjasama sehingga menjadi pribadi yang terlalu percaya diri.
    4.Menunda Pekerjaan
    Di antara rekan kerja Anda, mungkin dapat ditemui seseorang yang senang menunda pekerjaan atau menghindari tugas yang diberi atasan.
    Mendeteksi orang seperti ini cukup mudah, mereka akan berusaha menghindari pekerjaan dengan membuat beragam alasan, bahkan berusaha menyerahkan tugasnya kepada orang lain.
  4. Angkuh
    Orang angkuh termasuk toxic worker karena sifatnya yang akan menolak masukkan atau kritik dalam pekerjaan sehingga akan berpengaruh juga dengan kinerja diri sendiri dan orang lain. Orang dengan sifat seperti ini juga akan mengarah ke sifat keras kepala yang tentu menimbulkan situasi tak nyaman dalam kantor.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini