Menyikapi Tren Kopi Susu Kekinian ?Apakah Akan Bertahan Lama??

Beberapa waktu belakangan tren kopi susu telah menjamah masyarakat Indonesia. Tak ada lagi kata ?tua? dan ?muda?, sekarang seluruh lintas generasi sudah bersahabat dengan minuman satu ini. Hampir di setiap gerai kopi menyediakan menu kopi kekinian. Padahal pada dasarnya, menu kopi susu sendiri sebenarnya sudah lama ada di Indonesia.

Sajian menu kopi susu bahkan sudah menjadi favorit di warung kopi angkringan. Hanya saja, yang membedakan kopi susu kekinian memadukan susu cair dengan tambahan satu shoot espresso dan gula aren sebagai pelengkap.

Jelas kopi susu kekinian telah berhasil mencuri celah di antara masyarakat. Menciptakan kopi bukan hanya sebagai pelipur lelah di kala senja, tetapi sebagai gaya hidup yang wajib untuk di rasa.

Namun yang patut di garis bawahi, sampai kapan tren ini akan terus bertahan di Indonesia?. Jika melihat era milenial seperti saat ini dan keinginan masyarakat yang mudah bergonta-ganti. Disampaikan, Frista Debby Yanti, Asisten Markom Asosiasi Eksportir dan Industri Kopi Indoensia (AEKI), menurutnya tren kopi susu kekinian ini masih akan bertahan hingga lima tahun kedepan.

Kemudian salah satu konsultan kopi terkemuka di Indonesia, Adi Taroepratjeka mengatakan, meningkatnya konsumsi kopi juga tidak terlepas dari gaya hidup masyarakat urban yang gemar berkumpul. ?selain itu memang banyak orang juga yang gemar mengeksplorasi sehingga kopi tidak hanya untuk dinikmati teapi juga untuk dipelajari,? cakap pria yang pernah memandu acara Coffee Story di salah satu Stasiun televise ini.

Namun ia menambahkan, jika konsumsi kopi masih sebatas gaya hidup, maka pasti ada umurnya. Tinggal dilihat untuk ke depannya apakah kopi masih tetap sekadar gaya hidup atau berubah menjadi kebutuhan.

Dengan begitu, jika pesatnya pertumbuhan kedai kopi, terutama di kota-kota besar, hanya sekadar memenuhi gaya hidup, maka ini hanya sekadar tren. Tetapi justru bisa saja terbalik, maka fenomena ini akan bertahan dalam waktu lama.

Share:

Facebook
Twitter
Pinterest
LinkedIn

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

On Key

Related Posts